Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 23-10-2023 Asal: Lokasi
Pada tahun 1997, sebuah peternakan yang dibangun di Distrik Changping, Beijing, menggunakan rumah kaca yang dibangun dengan struktur membran ETFE. Bahan penutupnya mulai menggunakan film ETFE. Ini terutama digunakan untuk bibit rumah kaca dan penanaman rumah kaca melon reticulated Jepang, stroberi, paprika berwarna, dll.
Selain digunakan pada gedung-gedung besar, seperti Sarang Burung dan Kubus Air, venue utama Olimpiade Beijing 2008, ETFE juga banyak digunakan di bidang pertanian. Selain untuk peternakan dan peternakan, juga bisa digunakan di rumah kaca. Tanam bunga, sayuran, dan buah-buahan di rumah kaca.
Ada dua jenis rumah kaca utama yang dibangun dengan struktur membran ETFE, satu adalah kebun raya dan kebun binatang, dan yang lainnya adalah rumah kaca pertanian.

Kebun Raya Aarhus di Denmark menggunakan struktur membran bantalan udara ETFE untuk membangun rumah kaca, yang merupakan rumah kaca simbol nasional Denmark. Struktur rumah kaca dioptimalkan melalui perhitungan lanjutan untuk mendapatkan sudut datang sinar matahari terbaik di musim dingin dan sebaliknya di musim panas. Beragam tanaman tropis, pepohonan, dan bunga memenuhi rumah kaca berbentuk oval dengan kubah transparan.
Rumah Kaca Eden di Inggris dibangun pada tahun 2001 dan merupakan bangunan struktur membran ETFE terbesar yang dibangun menggunakan bahan ETFE di dunia pada saat itu. Mengumpulkan hampir semua tumbuhan di dunia, lebih dari 4,500 spesies dan 134,000 bunga dan pohon, rumah kaca ini terdiri dari empat bangunan berbentuk kubah yang saling terhubung, ditutupi dengan penutup struktur membran transparan yang terbuat dari ETFE.
Ketika konsep perlindungan ekologi dan pembangunan berkelanjutan terus mengakar di hati masyarakat, semakin banyak perhatian diberikan pada perlindungan tanaman langka. Munculnya kebun raya membran ETFE telah melindungi efisiensi kelangsungan hidup tanaman langka dengan baik.

Dalam kaitannya dengan rumah kaca pertanian, film ETFE menyediakan lingkungan rumah kaca untuk penanaman pertanian. Karena memiliki permeabilitas serat optik pita penuh, ini sangat bermanfaat bagi tanaman dalam penyerapan inframerah, mengimbangi radiasi rendah di malam hari, dan kondusif bagi pertumbuhan tanaman. Di Jepang, hampir semua rumah kaca menggunakannya.
Terutama karena transmisi cahayanya yang baik. Transmisi cahaya film ETFE dapat mencapai lebih dari 94%, sama terangnya di dalam ruangan maupun di luar ruangan, memberikan kondisi pencahayaan yang baik untuk tanaman. Cahaya alami berspektrum penuh sangat penting bagi kesehatan tanaman, sehingga menjaga tanaman tetap aman dan sehat, meningkatkan hasil dan kualitas sayuran dan buah-buahan, serta mengurangi penggunaan air, mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi.
Ditambah lagi, ia memiliki masa pakai yang sangat panjang. Ketahanan bahan ETFE terhadap cuaca jangka panjang (25-30 tahun) menghemat biaya bahan dan mengurangi biaya tenaga kerja karena tidak diperlukan daur ulang, sehingga secara signifikan meningkatkan hasil rumah kaca hortikultura dengan mengoptimalkan lingkungan dalam ruangan.
Pertanian adalah fondasi suatu negara dan landasan kelangsungan hidup masyarakat. Sebagai bagian penting dari pertanian modern, rumah kaca dapat secara efektif melindungi tanaman di dalamnya sekaligus menyediakan sinar matahari dan panas yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Bahan ETFE memiliki kelebihan yang tidak dapat ditandingi oleh bahan lain.